6 Trik Mengatasi Anak yang Susah Disuruh Belajar

Spread the love

1. Buat jam belajar

Setiap anak memiliki fase-fase belajar, dari mulai TK sampai perguruan tinggi pastinya waktu belajar mereka berbeda. Namun, di usia sekolah dasar Bunda dan Ayah bisa mulai membiasakan anak belajar dua jam sehari.

2. Tidak memaksa anak untuk terus belajar

Hindari memaksa anak belajar padahal kita tahu anak sudah lelah di sekolah. Untuk itu, coba ajak anak istirahat sejenak dan mencoba untuk memberikan jeda supaya anak tenang dan santai ketika belajar Bun. Jangan lupa, selalu ajak anak ngobrol tentang bagaimana aktivitasnya di sekolah hari itu.

Ilustrasi anak belajar/ Foto: thinkstock

3. Buat rutinitas untuk anak

Jika setelah sekolah anak masih mengikuti les musik, bimbingan belajar (bimbel) atau kegiatan olahraga. coba buat perencanaan atau struktur rutinitas. Ini bermanfaat membiasakan anak melakukan segala hal secara terstruktur hingga dia punya waktu seimbang untuk bermain dan belajar, Bun.

4. Matikan gadget saat anak belajar

Ketika anak sedang belajar pastikan semua alat elektronik seperti TV, gadget, handphone dan alat pemutar musik lainnya dimatikan. Tujuannya, supaya anak bisa fokus belajar. Jangankan anak-anak, kita saja orang dewasa ketika mengerjakan sesuatu ada yang mudah banget terdistraksi dengan nyalanya perangkat elektronik kan, Bun?

5. Beri saran bila anak mengalami kesulitan atau kegagalan di sekolah

Setelah anak belajar, orang tua bisa menanyakan bagaimana aktivitasnya di sekolah dan gimana pelajarannya di sekolah susah atau nggak misalnya. Usahakan jangan langsung menyalahkan atau mengkritik anak saat dia melakukan hal yang kurang tepat ya, Bun. Lebih baik beri anak saran agar mereka lebih termotivasi lagi untuk belajar.

Jangan lupa tetap apresiasi anak atas prestasi sekecil apapun yang sudah dia capai di sekolah

6. Berinteraksi dengan anak

Bun, kita harus tahu bagaimana perkembangan anak di sekolah. Caranya, selalu tanyakan gimana perasaan dan aktivitas anak di sekolah. Jangan hanya jadi ‘satpam’ yang menanyakan ada PR atau nggak pada anak. kemudian menanyakan perkembangan belajarnya. Orang tua juga harus tahu aktivitas anak setiap hari di sekolah supaya mereka merasa proses belajarnya dihargai.

HAI BUNDA