Doa Mohon Keturunan yang Saleh

Spread the love

Dengan dua hadits di atas, kita sebagai orang yang beriman kepada hari akhir tidak sepatutnya hanya meminta anak keturunan semata tanpa memperhatikan kesalehannya, sebab hanya anak keturunan yang saleh yang akan peduli dengan orang tuanya, adapun anak keturunan yang durhaka hanya akan membawa keburukan bagi kedua orang tua. Dalam hal ini Allah Ta’ala telah menyiratkannya pada kisah Khidir yang membunuh seorang anak, ia mengemukakan alasan dari perbuatannya itu kepada Nabi Musa alaihissalam yang Allah Ta’ala kisahkan pada surat al-Kahfi ayat 80 dan 81:

وَأَمَّا الْغُلامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَا أَنْ يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا. فَأَرَدْنَا أَنْ يُبْدِلَهُمَا رَبُّهُمَا خَيْرًا مِنْهُ زَكَاةً وَأَقْرَبَ رُحْمًا.

“Dan adapun anak itu, maka kedua orang tuanya adalah orang-orang mukmin, dan kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. Dan kami menghendaki supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya daripada anaknya itu dan lebih besar kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya).” [QS. Al-Kahfi: 80-81].

Penutup

Doa ini merupakan senjata yang diberikan kepada orang beriman yang rindu kehadiran anak yang saleh sebagai penerusnya yang dapat memberi manfaat baginya di dunia dan di akhirat; maka barang siapa yang menghendaki anak yang saleh dari Allah hendaklah ia bermunajat dengan doa ini, dengan disertai keyakinan yang kuat kepada kuasa Allah untuk mengabulkannya niscaya ia akan mendapat hasil dari doa tersebut. Sebagaimana Nabi Zakariya alaihissalam yang senantiasa yakin bahwa doanya akan dikabulkan Allah —meski dalam pandangan manusia beliau sudah tidak mungkin untuk mendapatkan keturunan— sehingga pada akhirnya doa beliau dikabulkan Allah dengan kelahiran seorang anak yang saleh bernama Yahya yang kemudian diangkat Allah sebagai Nabi. Hal ini Allah sebutkan dalam surat Ali Imran ayat 39 yang berbunyi:

فَنَادَتْهُ الْمَلَائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَ 

“Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh”. [QS. Ali Imran: 39].

Semoga dengan doa ini Allah Ta’ala mengaruniakan kepada kita keturunan yang saleh yang menjadi penyejuk pandangan dan penghias kehidupan di dunia serta sebagai perantara bagi kita untuk mendapat ampunan dan rahmat dari Allah di akhirat. Amin.

Read more https://yufidia.com/6287-doa-mohon-keturunan-yang-saleh.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *